Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan berolahraga dengan kecerdasan emosional siswa SMK Negeri 4 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 1.318 siswa, dengan sampel sebanyak 307 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang mengukur variabel kebiasaan berolahraga dan kecerdasan emosional. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kebiasaan berolahraga siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 60,91%, sedangkan kecerdasan emosional berada pada kategori tinggi dengan persentase 79,15%. Hasil uji normalitas menunjukkan data kebiasaan berolahraga tidak normal (Sig. = 0,000 < 0,05), data kecerdasan emosional berdistribusi normal (Sig. = 0,076 > 0,05), sedangkan uji linearitas menunjukkan hubungan yang linear antara kedua variabel (Sig. = 0,065 > 0,05). Hasil uji korelasi spearman’s rho menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,228 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kebiasaan berolahraga dengan kecerdasan emosional siswa SMK Negeri 4 Pekanbaru, meskipun tingkat hubungan yang diperoleh termasuk kategori rendah.
Referensi
Aarts, H., Paulussen, T., & Schaalma, H. (1997). Physical exercise habit: on the conceptualization and formation of habitual health behaviours. Health Education Research, 12(3), 363–374. https://doi.org/10.1093/her/12.3.363
Akbar, A., & Zahfa, F. (2025). Validitas and reliabilitas validity and reliability. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(5), 8781–8787.
Akhbar, M. T., Ramadhani, E., & Hidayat, F. (2022). Pemahaman pentingnya olahraga dan kesehatan sekolah. Wahana Dedikasi, 5(2), 229–234.
Aurana Zahra El Hasbi, Rima Damayanti, Dina Hermina, H. M. (2023). Penelitian korelasi. 2(6), 784–808.
Chaput, J., Willumsen, J., Bull, F., Chou, R., Ekelund, U., Firth, J., Jago, R., Ortega, F. B., & Katzmarzyk, P. T. (2020). 2020 WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour for children and adolescents aged 5 – 17 years : summary of the evidence. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 12(141), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.1186/s12966-020-01037-z
Creswell, J. W. (2009). Research design qualitative,quantitative, and mixed methods approaches (Third Edit). Sage Publications, Inc.
Eime, R. M., Young, J. A., Harvey, J. T., Charity, M. J., & Payne, W. R. (2013). A systematic review of the psychological and social benefits of participation in sport for children and adolescents: informing development of a conceptual model of health through sport. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 10(98).
Gardner, B. (2015). A review and analysis of the use of ‘ habit ’ in understanding , predicting and influencing health-related behaviour. Health Psychology Review, 9(3), 1–19. https://doi.org/10.1080/17437199.2013.876238
Goleman, D. (1995). Emotional intelegence kecerdasan emosional: mengapa EI lebih penting dari pada IQ. Gramedia Pustaka Utama.
Kusnaedi, R. (2018). Tingkat aktivitas jasmani terhadap kecerdasan emosional pada remaja di sma muhammadiyah 1 semarang. Universitas Muhammadiah Semarang.
Lynette L, C., Karen M, F., Lary, C., & Frank M., P. (2007). Studi intervensi olahraga untuk gejala depresi pada wanita. Jurnal Kesehatan Wanita, 10(16), 1499–1509. https://doi.org/10.1089/jwh.2007.0483
Millah, H., Sudjarwo, I., & Subekti, N. (2018). Sosialisasi aturan berolahraga yang benar sesuai dengan rumus “ TKPE ” ( upaya meningkatkan SDM guru olahraga SMA dan SMP di lingkungan MGMP kota tasikmalaya ).
Mustofa, F., Studi, P., Pendidikan, P., Olahraga, D. P., Pendidikan, F., Dan, O., & Indonesia, U. P. (2023). Hubungan tingkat kebugaran jasmani dengan kecerdasan emosional dan kecerdasan sosial siswa sekolah dasar. UNniversita Pendidikan Indonesia.
Putri, P. A., & Andrijanto, D. (2023). Hubungan antara kebugaran jasmani dan kecerdasan emosional dengan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Olaharaga Dan Kesehatan, 11(2), 333–338.
Santoso, I. H. (2019). Statistik II. UWKS PRESS.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. CV. Alfabeta.
Verplanken, B. (2003). Journal of applied social psychology. Journal of Applied Social Psychology., 33, 1313–1330.
