Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah pentingnya minat belajar dalam menunjang keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, khususnya pada materi tenis meja yang dinilai belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat dan karakteristik minat siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada materi tenis meja. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga 1 di SMKN 1 Pekanbaru yang berjumlah 66 siswa, terdiri atas 35 siswa kelas X dan 31 siswa kelas XI, dan seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang disusun berdasarkan indikator perhatian, ketertarikan, keterlibatan, dan perasaan senang siswa terhadap pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa terhadap pembelajaran tenis meja berada pada kategori sedang hingga tinggi, namun beberapa indikator minat belum berkembang secara optimal, terutama pada aspek aktivitas pembelajaran dan ketersediaan sarana pendukung. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan minat siswa perlu didukung melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai serta penerapan strategi pembelajaran yang lebih bervariasi dan melibatkan siswa secara aktif.
Referensi
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Biwantoro, Y. Y. (2020). Minat siswa yang mengikuti pembelajaran tenis meja di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 5(2), 123–131.
Dani, R., Kasanah, U., & Syamsul, E. M. (2015). Desain Penelitian.
Futri. (2022). Minat siswa sekolah dasar terhadap pembelajaran tenis meja. Jurnal Pendidikan Olahraga, 8(1), 45–52.
Iqhwal. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi minat siswa terhadap olahraga tenis meja di sekolah menengah pertama. Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 6(3), 201–209.
Nurhasanah, S., & Sobandi, A. (2016). Minat belajar sebagai determinan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 1(1), 128–135.
Pandiangan, P. (2024). Pendidikan jasmani dan pembentukan karakter peserta didik. Bandung: Alfabeta.
Permana, D. F. W., & Istiadah, F. N. (2018). Pengaruh aktivitas fisik terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 14(1), 23–30
Purwanto, A., & Suharjana. (2017). Pembelajaran permainan bola kecil. Yogyakarta: UNY Press.
Rukmana, A. (2021). Hakikat dan peran pendidikan jasmani dalam pendidikan nasional. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(2), 85–92.
Sanjaya, W. (2011). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Setiawan, D., & Muhammad, H. (2021). Variasi metode pembelajaran pendidikan jasmani untuk meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(2), 110–118.
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudjana. (2017). Metode statistika. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Widiastuti. (2019). Pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Jakarta: Bumi Aksara
