Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi <div class="col-lg-9"> <div class="page-issue-description-wrapper"> <div class="page-issue-description"> <p><strong>Journal Sport Science Indonesia (JASSI)</strong>&nbsp;is under publishment of the&nbsp;<strong>Universitas Riau</strong>. It is a scientific journal focusing on Sport Education, Physical Education, Sport Coaching, Sports Psychology, and Sports Tourism. It provides a publishing platform for scientists and academicians to share, publish, and discuss all aspects of the latest outstanding development in the field of sports.</p> </div> </div> </div> <div class="col-lg-3">&nbsp;</div> en-US wedi.s@lecturer.unri.ac.id (Wedi S) 25januari90@gmail.com (Wedi S) Thu, 01 Oct 2026 10:08:48 +0700 OJS 3.1.2.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pengaruh Latihan Wobble Board Terhadap Keseimbangan Dinamis Atlet Seni Pencak Silat Domas Cimande Ranting SMP N 1 Tualang https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/395 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan <em>wobble board</em> terhadap keseimbangan dinamis atlet seni pencak silat Domas Cimande Ranting SMP N 1 Tualang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain <em>one group pretest–posttest</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet seni pencak silat Domas Cimande Ranting SMP N 1 Tualang, dengan jumlah sampel sebanyak 16 orang atlet yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Instrumen penelitian berupa <em>Y Balance Test</em> yang digunakan untuk mengukur kemampuan keseimbangan dinamis sebelum dan sesudah pemberian perlakuan. Perlakuan yang diberikan berupa latihan <em>wobble board</em> selama beberapa minggu sesuai program latihan yang telah ditentukan. Teknik analisis data menggunakan uji <em>t</em> berpasangan untuk mengetahui perbedaan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan <em>wobble board</em> memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keseimbangan dinamis atlet seni pencak silat Domas Cimande Ranting SMP N 1 Tualang. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil uji <em>t</em> berpasangan yang menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan <em>wobble board</em> efektif digunakan untuk meningkatkan keseimbangan dinamis atlet seni pencak silat Domas Cimande Ranting SMP N 1 Tualang &nbsp;</p> Kanesa Irma Zahara, Ardiah Juita, Aref Vai, Wedi S Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/395 Thu, 01 Oct 2026 10:01:22 +0700 Pengaruh Latihan Dribble Slalom Terhadap Kemampuan Teknik Dribbling Sepak Bola Pada Pemain SSB Pekanbaru City Soccer School https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/396 <p>Kemampuan <em>dribbling</em> merupakan salah satu teknik dasar krusial dalam sepak bola yang memerlukan kelincahan dan kontrol bola yang prima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan <em>dribble slalom</em> terhadap peningkatan kemampuan dribbling bola pada pemain SSB Pekanbaru <em>City Soccer School</em>. Penelitian menggunakan <em>desain one-group pretest-posttest</em> dengan 18 pemain sebagai sampel melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes menggiring bola melewati rintangan (satuan: detik). Analisis data menggunakan uji nonparametrik <em>Wilcoxon Signed Ranks Test</em> karena distribusi data <em>post-test</em> tidak normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk. Hasil <em>pre-test</em> menunjukkan kemampuan bervariasi: Baik Sekali (27,78%), Baik (44,44%), Sedang (16,67%), Kurang (5,56%), dan Kurang Sekali (5,56%). Setelah program <em>latihan dribble slalom</em>, hasil post-test menunjukkan peningkatan merata di mana 100% pemain masuk kategori atas: Baik Sekali (50%) dan Baik (50%). <em>Uji Wilcoxon</em> menghasilkan Z = -2,831 dengan nilai signifikansi 0,005 (p &lt; 0,05), di mana 16 pemain berhasil memangkas catatan waktu. Disimpulkan bahwa latihan <em>dribble slalom</em> terbukti signifikan dan efektif meningkatkan kemampuan <em>dribbling </em>pemain SSB Pekanbaru <em>City Soccer School.</em></p> Tri Wahyu Darma, Rola Angga Lardika, Agus Prima Aspa, Kristi Agust, Aidil Syaputra, Purwanto Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/396 Thu, 01 Oct 2026 10:02:00 +0700 Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Berbasis Augmented Reality (AR) pada Materi Teknik Dasar Permainan Sepak Bola Siswa SD Fase C https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/308 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran <em>flipbook</em> berbasis <em>Augmented Reality</em> pada materi teknik dasar permainan sepak bola untuk siswa Sekolah Dasar Fase C serta menguji validitas dan praktikalitasnya. Penelitian ini menggunakan metode <em>Research and Development</em> dengan model Plomp yang meliputi tahap penelitian pendahuluan, pengembangan prototipe, dan penilaian. Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli materi, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, serta siswa SD Negeri 044 Karya Indah. Data dikumpulkan melalui angket validitas dan praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli, serta sangat praktis berdasarkan penilaian guru dan siswa. Media ini mampu menyajikan materi secara interaktif, menarik, dan mudah dipahami melalui teks, gambar, video, dan visualisasi tiga dimensi. Dengan demikian, media <em>flipbook</em> berbasis <em>Augmented Reality</em> layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk mendukung proses pembelajaran Pendidikan Jasmani yang inovatif, efektif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.</p> Ahmad Al Hafiz Munthe, Kristi Agust, Hirja Hidayat, Aref Vai, Rola Angga Lardika, Arfa Adha Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/308 Thu, 01 Oct 2026 10:02:41 +0700 Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teaching Games For Understanding (TGFU) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Penjas Dalam Permainan Bola Kasti Pada Siswa Kelas V Di SD Negeri 05 Jayapura https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/309 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar pendidikan jasmani (penjas) melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>Teaching Games for Understanding</em> (TGFU) dalam permainan bola kasti pada siswa kelas V di SD Negeri 05 Jayapura. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran penjas yang masih didominasi oleh metode konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 05 Jayapura. Teknik pengumpulan data menggunakan angket minat belajar, lembar observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGFU dapat meningkatkan minat belajar siswa pada setiap siklus. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan skor rata-rata minat belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe TGFU efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran permainan bola kasti.</p> Nursafitri Nursafitri Br Marpaung, Muhammad Imam Rahmatullah , Agus Prima Aspa Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/309 Thu, 01 Oct 2026 10:03:03 +0700 Identifikasi Bakat Siswa SD Islam Al-Azhar 54 Pekanbaru KU 12 terhadap Cabang Olahraga Bolabasket https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/310 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya proses identifikasi bakat olahraga di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam cabang olahraga bola basket. Banyak siswa mengikuti latihan tanpa mengetahui tingkat kemampuan dan potensi fisiknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil identifikasi bakat olahraga bola basket pada siswa usia 12 tahun di SD Islam Al-Azhar 54 Pekanbaru menggunakan metode <em>Sport Search</em>. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 51 siswa yang terdiri atas 25 siswa putra dan 26 siswa putri. Data dikumpulkan melalui enam item tes kemampuan fisik dan keterampilan dasar, yaitu Lari Tanpa Balik Teman (LTBT), Lempar Tangkap (LT), Lari Bolak-Balik (LBB), Lompat Keseimbangan (LK), Lari 40 Meter (L40M), dan <em>Multistage Fitness Test</em> (MFT).&nbsp; Hasil tes dinormalisasi dan diklasifikasikan ke dalam lima kategori potensi olahraga: Sangat Potensial (SP), Potensial (P), Cukup Potensial (CP), Kurang Potensial (KP), dan Tidak Potensial (TP).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok putra terdapat 4 siswa (16%) sangat potensial dan 4 siswa (16%) potensial, sedangkan pada kelompok putri terdapat 1 siswa (4%) sangat potensial dan 3 siswa (12%) potensial. Secara keseluruhan dari 51 siswa, diperoleh 5 siswa (9,8%) sangat potensial, 7 siswa (13,7%) potensial, dan sebagian besar berada pada kategori cukup hingga kurang potensial.Temuan ini menunjukkan perlunya pembinaan dan pelatihan yang lebih terarah agar potensi siswa dalam cabang olahraga bola basket dapat berkembang secara optimal.</p> Nove Satria, Ardiah Juita, Syahriadi Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/310 Thu, 01 Oct 2026 10:03:18 +0700 Analisis Kondisi Fisik Pada Club Sepakbola Penyalai FC Pekanbaru https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/314 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik pemain sepak bola klub Penyalai FC Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain Penyalai FC Pekanbaru yang berjumlah 15 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan <em>total sampling</em>.Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kondisi fisik yang meliputi beberapa komponen, yaitu kekuatan (sit up), daya tahan otot (push up), kecepatan (lari sprint), kelincahan (Illinois agility test), daya ledak otot, kelentukan (sit and reach), serta daya tahan (Multistage Fitness Test/MFT). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes langsung di lapangan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dalam bentuk persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik pemain sepak bola Penyalai FC Pekanbaru berada pada kategori yang bervariasi, dengan sebagian besar pemain berada pada kategori cukup hingga baik, namun masih terdapat beberapa komponen kondisi fisik yang belum optimal, terutama pada daya tahan dan komponen tertentu lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi fisik pemain perlu ditingkatkan melalui program latihan yang lebih terstruktur dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pemain.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik pemain Penyalai FC Pekanbaru belum sepenuhnya berada pada kategori optimal, sehingga diperlukan evaluasi dan peningkatan program latihan untuk menunjang performa pemain secara maksimal.</p> Muhammad Aidil Adha, Ardiah Juita, Siti Maesaroh Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/314 Thu, 01 Oct 2026 10:03:33 +0700 Hubungan Kecerdasan Emosional Dan Kelincahan Dengan Keterampilan Menggiring Bola Dalam Permainan Sepak Bola Unri Fc https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/315 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dan kelincahan dengan keterampilan menggiring bola dalam permainan sepak bola pada pemain UNRI FC. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi sekaligus sampel berjumlah 25 pemain dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kecerdasan emosional, tes kelincahan menggunakan dogging run, dan tes keterampilan menggiring bola. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson setelah memenuhi uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kecerdasan emosional dengan keterampilan menggiring bola dengan nilai korelasi 0,433 dan signifikansi 0,001. Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara kelincahan dengan keterampilan menggiring bola dengan nilai korelasi 0,547 dan signifikansi 0,002. Secara simultan, kecerdasan emosional dan kelincahan memiliki hubungan yang signifikan dengan keterampilan menggiring bola dengan nilai koefisien korelasi 0,617 dan signifikansi 0,003. Kesimpulannya, semakin baik kecerdasan emosional dan kelincahan pemain, maka semakin tinggi pula keterampilan menggiring bola. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan aspek fisik dan psikologis dalam meningkatkan performa pemain sepak bola.</p> Marfin Teguh Hutasoit, ro, Hirja Hidayat, Kristi Agust, Arfa Adha, Purwanto Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/315 Thu, 01 Oct 2026 10:03:51 +0700 Penerapan Permainan Tradisional Gobag Sodor untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Siswa Kelas IV dalam Pembelajaran PJOK https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/332 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar peserta didik kelas IV SD Negeri 164 Pekanbaru melalui penerapan permainan tradisional Gobag Sodor dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 29 peserta didik yang terdiri dari 14 laki-laki dan 15 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar penilaian yang mencakup aspek keseimbangan, kelincahan, dan kecepatan gerak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar dari pra tindakan hingga Siklus II, di mana pada pra tindakan masih tergolong rendah dengan keseimbangan 27,58%, kelincahan 17,24%, dan kecepatan gerak 20,68%, kemudian meningkat pada Siklus I dan meningkat lebih optimal pada Siklus II menjadi keseimbangan 80,46%, kelincahan 70,11%, dan kecepatan gerak 72,41%. Secara keseluruhan, sebanyak 24 peserta didik (82,76%) telah mencapai kategori baik pada Siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan tradisional Gobag Sodor efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar peserta didik kelas IV SD Negeri 164 Pekanbaru dalam pembelajaran PJOK.</p> Safitriyanti Yanti, Muhammad Imam Rahmatullah , Hirja Hidayat, Kristi Agust, Purwanto, Aref Vai Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/332 Thu, 01 Oct 2026 10:04:12 +0700 Hubungan Kebiasaan Berolahraga dengan Kecerdasan Emosional Siswa SMK Negeri 4 Pekanbaru https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/341 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan berolahraga dengan kecerdasan emosional siswa SMK Negeri 4 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 1.318 siswa, dengan sampel sebanyak 307 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert yang mengukur variabel kebiasaan berolahraga dan kecerdasan emosional. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kebiasaan berolahraga siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 60,91%, sedangkan kecerdasan emosional berada pada kategori tinggi dengan persentase 79,15%. Hasil uji normalitas menunjukkan data kebiasaan berolahraga tidak normal (Sig. = 0,000 &lt; 0,05), data kecerdasan emosional berdistribusi normal (Sig. = 0,076 &gt; 0,05), sedangkan uji linearitas menunjukkan hubungan yang linear antara kedua variabel (Sig. = 0,065 &gt; 0,05). Hasil uji korelasi spearman’s rho menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,228 dengan nilai signifikansi 0,000 (p &lt; 0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kebiasaan berolahraga dengan kecerdasan emosional siswa SMK Negeri 4 Pekanbaru, meskipun tingkat hubungan yang diperoleh termasuk kategori rendah.</p> <!--EndFragment--> Putri Rizky Ananda, Aref Vai, Kristi Agust, Rola Angga Lardika, Agus Prima Aspa, Deny Pradana Saputro Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/341 Thu, 01 Oct 2026 10:04:32 +0700 Kontribusi Kelenturan Otot Pinggang, Kekuatan Otot Lengan, Serta Kekuatan Dan Daya Tahan Otot Tungkai Terhadap Kecepatan Mendayung Pada Atlet Pacu Jalur Siganteng Di Kabupaten Kuantan Singingi https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/322 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kelentukan otot pinggang, kekuatan otot lengan, serta kekuatan dan daya tahan otot tungkai baik secara parsial maupun simultan terhadap kecepatan mendayung pada atlet Pacu Jalur Siganteng Ibukota Desa Sawah, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi dan sampel berjumlah 45 atlet yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Sit and Reach Test (kelentukan otot pinggang), Pull-Up Test (kekuatan otot lengan), Wall Sit Test (kekuatan dan daya tahan otot tungkai), dan Ergometer Test (kecepatan mendayung). Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, analisis korelasi Pearson, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat kontribusi signifikan kelentukan otot pinggang terhadap kecepatan mendayung; (2) Terdapat kontribusi signifikan kekuatan otot lengan terhadap kecepatan mendayung dengan nilai korelasi tertinggi; (3) Terdapat kontribusi signifikan kekuatan dan daya tahan otot tungkai terhadap kecepatan mendayung; (4) Secara bersama-sama, ketiga variabel fisik tersebut memberikan kontribusi yang signifikan dan besar terhadap kecepatan mendayung. Disimpulkan bahwa peningkatan kecepatan mendayung pada olahraga Pacu Jalur sangat bergantung pada kualitas ketiga komponen kondisi fisik tersebut</p> Muhammad Arif Rifai Arif, Ardiah Juita, Wedi S Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/322 Thu, 01 Oct 2026 10:04:54 +0700 Pengembangan Alat Tes Dan Pengukuran Y-Balance Test (YBT) Untuk Peningkatan Keseimbangan Atlet https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/358 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat tes dan pengukuran <em>Y-Balance Test</em> (YBT) hasil modifikasi yang digunakan untuk meningkatkan keseimbangan dinamis atlet. Penelitian ini menggunakan metode <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu <em>Analysis, Design, Development, Implementation,</em> dan <em>Evaluation</em>. Subjek penelitian terdiri atas validator ahli meliputi ahli bahasa, ahli media, dan ahli materi serta atlet di SMA Negeri Olahraga Provinsi Riau sebagai subjek uji coba. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli dan angket respon pengguna. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kelayakan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli bahasa memperoleh persentase sebesar 100% dengan kategori sangat layak, ahli media sebesar 97,5% dengan kategori sangat layak, dan ahli materi sebesar 80% dengan kategori layak. Pada tahap implementasi, uji coba kelompok kecil memperoleh persentase kelayakan sebesar 93,06%, sedangkan uji coba kelompok besar memperoleh persentase sebesar 94,29% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut, alat <em>Y-Balance Test</em> (YBT) hasil modifikasi dinyatakan layak digunakan sebagai alat tes dan pengukuran keseimbangan dinamis atlet.</p> Immanuel Putra Nuel, Agus Sulastio, Siti Maesaroh Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/358 Thu, 01 Oct 2026 10:05:16 +0700 Pengaruh Latihan Push Up terhadap Kemampuan Smash Bola Voli Putri U-15 di Club Sempana Duri https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/338 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan smash atlet bola voli putri U-15 Club Sempana Duri yang terlihat dari kurang optimalnya kekuatan dan ketepatan pukulan saat bermain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan push-up terhadap peningkatan kemampuan smash bola voli. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 17 atlet putri U-15 Club Sempana Duri, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Instrumen penelitian menggunakan tes kemampuan smash bola voli. Program latihan push-up diberikan selama 18 kali pertemuan dengan intensitas latihan yang telah disesuaikan. Teknik analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif, uji normalitas, dan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan smash setelah diberikan perlakuan latihan push-up. Nilai rata-rata pre-test sebesar 7,529 meningkat menjadi 16,588 pada post-test yang artinya terjadi peningkatan rata-rata antara pre-test dan post-test dengan selisih rata-rata sebesar 9.059. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05 yang berarti latihan push-up memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan smash bola voli. Dengan demikian, latihan push-up dapat digunakan sebagai salah satu bentuk latihan fisik yang efektif untuk meningkatkan kemampuan smash atlet bola voli putri usia U-15.</p> <p>&nbsp;</p> Jihan Hidayat, Kristi Agust, Rola Angga Lardika, Deny Pradana Saputro, Aidil Syaputra, Purwanto Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/338 Thu, 01 Oct 2026 10:05:34 +0700 Reality Of Using Biomechanical Indicators In Sports Training To Analyze Digital Performance Of Track And Field Athletes https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/401 <p><em>This study aimed to identify reality of using biomechanical indicators in sports training. This study analyzes digital performance of Iraqi track and field athletes and identifies factors contributing to its use from perspectives of coaches, performance analysts, and specialized faculty members. The researcher employed a descriptive methodology. Sample consisted of 65 individuals: a main sample of 50 and a pilot sample of 15. A questionnaire was used to collect data after its validity and reliability were verified. &nbsp;Data were statistically analyzed using means, weighting ratios, and &nbsp;Chi-square test. Results showed &nbsp;level of use of biomechanical indicators in athletic training. The study found that digital performance analysis was highly effective, contributing to improved performance analysis efficiency and &nbsp;identification of athletes' strengths and weaknesses. It also revealed that availability of high-speed cameras and modern biomechanical equipment is a key factor in facilitating its use in training. In light of these findings, &nbsp;study recommended enhancing use of biomechanical indicators in track and field training, providing modern equipment and technologies, training coaches and performance analysts in &nbsp;use of biomechanical analysis software, and establishing specialized laboratories. These measures aim to improve training process and raise performance level of Iraqi track and field athletes.</em></p> Zainb Juni Kotti Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/401 Thu, 01 Oct 2026 10:05:51 +0700 Predictive Ability of Extrinsic Causal Attribution to the Level of Psychological Burnout in Futsal Players https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/397 <p><em>The aim of the present research is to explore the predictive power of the dimensions of external causal attribution at the level of psychological burnout among futsal clubs (youth category) participating in the Iraqi league for the 2025-2026 sports season. The researcher used the descriptive approach with correlational and predictive methods as they are appropriate for the nature of the study. The sample included all 124 players from seven sports clubs, and 56 players were selected by stratified random method to build the final predictive model, and these players showed an extrinsic causal attribution pattern. The research included the use of a 21-item psychological burnout scale and a 32-item causal attribution scale, and their psychometric characteristics such as discriminatory truthfulness, internal consistency stability, and Jackson's sensitivity index were verified. The results showed that the players suffered from a psychological burnout level higher than the average by 65.16%. The emotional and mood aspect was the most prominent dimensions of this phenomenon. It was also shown that the pattern of external causal attribution was clearly controlled, especially in the dimensions of attribution to defeat and attribution of poor performance. The results of the gradual multiple regression analysis revealed a high predictive ability, as the dimensions of attribution of defeat and attribution of poor performance explained 65.0% of the total variation in psychological burnout. Based on these findings, the researcher recommended the importance of implementing counseling programs that focus on retraining on causal attribution and providing a psychological preparation specialist accompanying sports teams. </em></p> Saad Jassim Hamood Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/397 Thu, 01 Oct 2026 10:06:10 +0700 The Role of Sports Culture in Achieving Psychological and Social Compatibility among Boxers https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/389 <p><em>The present study aims to explore the level of sports culture in its various dimensions (cognitive, behavioral/applied, and ethical/educational) and the level of psychological and social compatibility among boxing players. It also seeks to analyze the correlational and predictive relationship between these two variables. The researcher relied on the descriptive and analytical method using the survey method and correlational/affective relationships. The research sample included100 officially registered boxers, selected at random. To collect data, two measurement tools were used according&nbsp; to the five-point Likert scale: the Sports Culture Scale and the Psychosocial Compatibility Scale, and the validity and stability of the tools used were verified through approved psychometric processors. The data were statistically analyzed using IBM SPSS software version 26. The results of the study resulted in a set of outputs, the most important of which is that boxers enjoy a high level of sports culture with an overall arithmetic average of 3.91. The moral and educational dimension came in first place with an average of 4.12, followed by The behavioral and applied dimension with an average of 3.88, and finally the cognitive dimension with an average of 3.75. Also, the results showed that boxers possess high levels of psychosocial compatibility with an overall arithmetic average of 3.93, with social compatibility with a score of 4.05 outpacing psychological compatibility with an average of 3.82. It was also found that there was a positive and strong correlation with statistical significance between the level of sports culture and psychosocial compatibility among boxers with a significance level of 0.01 and a correlation coefficient of 0.771. According to the results of the regression analysis, it is clear that sports culture has a significant predictive effect, as it explains 59.4% of the variation in psychosocial compatibility in the sample. Based on these findings, the study recommends that psychological and sports education programs should be included in the annual plans of boxing federations and clubs, with the provision of a sports psychologist to promote self-confidence and control of emotions during combat competitions.</em></p> Mohammed Tareq Raheem, Munadhil Adil Kasim Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/389 Thu, 01 Oct 2026 10:06:27 +0700 Succession Planning and its Relationship to Administrative Development from Perspective of Employees in Sports and Scouting Activities https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/404 <p>This study aimed to develop two scales for job succession and administrative development among employees in sports and scouting activities, to identify sample's responses to &nbsp;job succession and administrative development scales, and also to identify correlation between &nbsp;job succession and administrative development scales among employees in sports and scouting activities. The researcher used &nbsp;descriptive method with correlational approach, as it was suitable for &nbsp;nature of &nbsp;research objectives. &nbsp;researchers ' population included 250 employees in sports and scouting activities in &nbsp;education directorates Central and Southern. Sample was selected purposively , and its number is 150, which represents 60% of &nbsp;total population. Sample was divided in &nbsp;following way: First: Sample of &nbsp;exploratory experiment For &nbsp;scale: sample for pilot study of scale consisted of 30, representing 20% of &nbsp;total sample, and 8% of total population. Second: scale construction sample: &nbsp;scale construction sample consisted of 90 and a percentage of 60% of &nbsp;total sample 36% of total population. Third: (application) sample: application sample for &nbsp;scale consisted of 30, representing 20% of total sample and 12% of &nbsp;total population. Conclusions and recommendations of study are that succession planning has a positive role in supporting administrative development within sports and scouting activity departments, and succession planning contributes to preparing cadres capable of assuming leadership positions efficiently. There is a need to promote application of succession planning practices in a more organized and sustainable manner, recommendations were for Ministry of Education to adopt clear programs for succession planning in &nbsp;sports and scouting activity departments, provide training programs to qualify employees for future leadership positions, and conduct future studies that address succession planning and its relationship to other organizational variables such as institutional performance and organizational excellence.</p> Hassanein Jaber Shabeeb, Ali Raheem Kattan, Redha AbdulHussein Ali3 Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/404 Thu, 01 Oct 2026 10:06:46 +0700 The Main and Interaction Effects of Some Demographic Variables on the Speed of Motor Response in Students https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/405 <p><em>This research aimed to uncover the primary effects and interactions among three independent demographic and organisational factors: gender (male and female students), academic level (first/second year), and study schedule (morning/evening), on the velocity of the transitional motor response, a vital dependent variable for students at the Faculty of Physical Education and Sport Sciences at Muthanna University. To accomplish this, the investigator employed an experimental approach utilising factorial experiments and a repeated measures design (GLM_4) in accordance with a composite factor distribution (2 × 2 × 2), involving a proportional random stratified sample of 24 male and female students, evenly allocated into eight experimental groups with three participants each. The Nelson test for the transitional motor response served as the primary instrument for data acquisition following the validation of its markers of integrity, reliability, and standardised objectivity within the academic setting. Statistical analysis conducted using IBM SPSS v27 and factor variance assessment of duplicate measurements revealed a significant impact of the trait variable (F = 12.862, p = 0.002) favouring male students regarding response speed, alongside a substantial and direct influence of the school stage variable (F = 28.811, p = 0.000) with a high effect size (\eta^2 = 0.643) benefiting second-stage students, thereby demonstrating the efficacy of accumulated motor experience and practical curricula, whereas the study type variable exhibited no statistically significant effect (F = 0.559, p = 0.465), indicating complete equivalence between morning and evening education. The findings revealed a notable binary interaction between (trait × school stage) (F = 6.643, p = 0.020), indicating a diminishing motor disparity between genders as academic advancement occurs, while no evidence was found for other bilateral interactions or the composite tripartite interaction. The researcher deduced from the data that educational background and physical attributes are pivotal in shaping motor responses, advocating for the development of qualitative training programs for first-stage students to enhance neuromotor skills, while also promoting the implementation of composite factor designs in sports science investigations.</em></p> Noor Sattar Waheed Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/405 Thu, 01 Oct 2026 10:07:06 +0700 Visual Intelligence and its Relationship to Scoring Accuracy After Receiving a Pass Among Youth Futsal Players https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/410 <p><em>The present study was conducted to investigate the relationship between visual intelligence and shooting accuracy of youth futsal players when receiving a pass. The hypothesis for this research was that there is a correlation of the players' visual intelligence and their ability to shoot accurately after receiving the ball that is statistically significant. The relationship was studied because of the importance of visual perception, spatial awareness, and the quick interpretation of game situations in the evaluation of the technical performance of futsal.The researcher used the descriptive approach with correlational method because it was deemed suitable for the goal of the study to determine the nature and strength of the relationship between the variables studied. The research population included 30 youth players of Al-Minaa Club in Basra Governorate of which 20 players were selected using purposive sampling. The study procedures were application of a visual intelligence measure, a special futsal shooting accuracy test after receiving a pass, implementation of the main experiment and the use of appropriate statistics to analyze the data and determine the relationship between the variables.The results revealed that a statistically significant positive correlation existed between the youth futsal players' visual intelligence and shooting accuracy after receiving a pass. This discovery indicates that players with a higher level of visual intelligence can more easily process relevant visual information, understand the player position and movements, find shooting opportunities and react more efficiently and correctly during an attack.The researcher found that visual intelligence is an important cognitive component that is related to the ability of a youth futsal player to successfully shoot. It might also have implications for football and other sports where speed of visual perception, spatial analysis, anticipation and decision making are crucial. Thus, the study suggested that greater attention should be paid to development of visual intelligence within trainings, since this variable is directly related with shooting accuracy after a pass and can play an important role in developing overall technical level of young players.</em></p> Hussain Suhail Mathkor Khalati Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/410 Thu, 01 Oct 2026 10:07:22 +0700 The Effect Of A Cognitive Training Strategy On The Development Of Certain Visual Abilities In Futsal https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/414 <p><em>This scholar emphasises the necessity of employing optimal contemporary models and methodologies tailored to individual learners or trainees to attain, refine, and solidify proficiency in diverse athletic skills, notably the cognitive training strategy, which encompasses planning, reflection, and problem-solving in educational or training contexts; it is a developmental, reflective, and non-evaluative approach that has arisen from a synthesis of psychological, educational, cognitive, and social frameworks, alongside its incorporation with visual training aimed at enhancing the connection between the eyes and the brain through the advancement of visual skills and capabilities.&nbsp;&nbsp;&nbsp; The research issue was recognised as a deficiency in technical performance stemming from inadequate regulation of visual capabilities (visual attention, visual reaction speed, and dynamic visual correctness), due to their direct influence on technical performance in futsal. An experimental methodology was employed, and the research cohort was identified as the athletes of the Faculty of Physical Education team at Misan University for the 2025–2026 academic year, comprising 16 players. The research sample included 12 participants, who were allocated into two categories (experimental and control) using basic randomisation (drawing lots), with six individuals in each category. For the preliminary investigation, four participants were chosen from the identical research cohort. The investigators employed futsal-specific visual ability assessments, and the statistical program SPSS was applied to evaluate the research results. The researchers determined that implementing teaching units aligned with the cognitive training strategy proved effective, enhancing concentration and visual precision in the experimental group relative to the traditional approach. The researchers advised that futsal coaches participate in professional development programs focused on the application of the cognitive training strategy in their instructional practices. </em></p> Hayder Majeed Shwayyea, Wajdi Mahibs Shati Copyright (c) 2026 Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/414 Thu, 01 Oct 2026 10:07:38 +0700