Journal Sport Science Indonesia https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi <div class="col-lg-9"> <div class="page-issue-description-wrapper"> <div class="page-issue-description"> <p><strong>Journal Sport Science Indonesia (JASSI)</strong>&nbsp;is under publishment of the&nbsp;<strong>Universitas Riau</strong>. It is a scientific journal focusing on Sport Education, Physical Education, Sport Coaching, Sports Psychology, and Sports Tourism. It provides a publishing platform for scientists and academicians to share, publish, and discuss all aspects of the latest outstanding development in the field of sports.</p> </div> </div> </div> <div class="col-lg-3">&nbsp;</div> Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau en-US Journal Sport Science Indonesia 2655-450X Pengaruh Latihan Five-Cone Drill terhadap Kelincahan Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SMAN 1 Kuantan Mudik https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/140 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan <em>Five-Cone Drill</em> terhadap kelincahan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler sepak bola di SMAN 1 Kuantan Mudik. Masalah penelitian berangkat dari temuan awal bahwa sebagian besar peserta mengalami kesulitan dalam mengubah arah gerak secara cepat dan tepat, yang berdampak pada keseimbangan saat bermain. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain Pra-Eksperimen tanpa kelompok kontrol. Sampel berjumlah 15 orang siswa yang merupakan seluruh populasi aktif ekstrakurikuler, ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa tes kelincahan menggunakan <em>Illinois Agility Run Test</em>. Data dianalisis menggunakan uji <em>paired sample t-test</em>. Hasil <em>pre-test</em> menunjukkan bahwa mayoritas siswa (66,67%) berada pada kategori poor. Setelah diberikan perlakuan berupa latihan <em>Five-Cone Drill</em>, terjadi peningkatan performa kelincahan, jumlah peserta dalam kategori <em>poor</em> menurun, sementara kategori <em>average, good,</em> dan <em>excellent</em> meningkat. Rata-rata waktu tempuh <em>agility test</em> juga menunjukkan penurunan dari 18,84 detik menjadi 17,48 detik. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa latihan <em>Five-Cone Drill</em> memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan siswa. Dengan demikian, metode latihan ini direkomendasikan sebagai salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan performa kelincahan dalam sepak bola.</p> Ricky Rifaldi Agus Prima Aspa Wedi S Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 1 10 10.31258/jassi.4.4.1-10 Pengaruh Latihan Wall Pass terhadap Kemampuan Passing Panjang (Long Pass) Sepakbola pada Club Kopa FC https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/141 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan wall pass terhadap peningkatan kemampuan umpan jauh dalam permainan sepak bola, khususnya pada pemain Klub Kopa FC. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 orang pemain Klub Kopa FC, yang dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu dengan mempertimbangkan pemain yang aktif mengikuti latihan rutin dan berada dalam kategori usia remaja hingga dewasa awal. Sebelum perlakuan, peserta terlebih dahulu menjalani tes awal (pretest) untuk mengukur kemampuan umpan jauh mereka. Selanjutnya, mereka diberi perlakuan berupa latihan wall pass secara terprogram dan berkelanjutan selama beberapa sesi latihan. Setelah program latihan selesai, dilakukan tes akhir (posttest) untuk mengetahui adanya perubahan kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan umpan jauh setelah pelaksanaan latihan wall pass. Nilai rata-rata pretest sebesar 71,67 dengan skor minimum 40 dan maksimum 140, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 101,11 dengan skor minimum 50 dan maksimum 150. Berdasarkan uji statistik t, diperoleh nilai t_hitung sebesar 16,298, lebih besar dari nilai t_tabel 1,660, yang menunjukkan bahwa perbedaan tersebut signifikan. Kesimpulannya, latihan wall pass memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan umpan jauh pemain. Latihan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam program latihan teknik dasar bagi pemain sepak bola, khususnya dalam aspek passing jarak jauh.</p> Jordan Tua Sitompul Ardiah Juita Hirja Hidayat Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 11 25 10.31258/jassi.4.4.11-25 Survei Kondisi Fisik pada Tim Sepak Bola SMA Negeri 1 Tanah Putih https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/158 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui bagaimana kondisi fisik pemain sepak bola tim SMA Negeri 1 Tanah Putih. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan instrumen kekuatan otot tungkai, kecepatan, kelincahan, dan kelentukan. Subjek penelitian adalah 12 atlet pemain sepak bila tim SMA Negeri 1 Tanah Putih. Untuk variabel kelentukandengan menggunakan tes &nbsp;kelentukan (<em>sit and reach</em>) yang dilakukan pengukuran terhadap 12 orang atlet dalam pembinaan olahraga atlet Se$pakbola SMA Negeri 1 Tanah Putih Tahun 2025 diperoleh rata-rata hitung (mean) 18,16, simpangan baku (standar deviasi) 0,90, nilai tertinggi 19 dan nilai terendah 16,65. Untuk variabel ke$lincahan dengan menggunakan tes Shuttle run yang dilakukan pengukuran terhadap 12 orang atlet dalam pembinaan olahraga Sepakbola SMA Negeri 1 Tanah Putih Tahun 2025, diperoleh rata-rata hitung (mean) adalah 9,23, dan simpangan baku (standar deviasi)&nbsp; yaitu 0,41. Sedangkan&nbsp; nilai tertinggi adalah 8,43 dan nilai terendah 9,83. Untuk variabel kecepatan dengan menggunakan tes lari 50 meter yang dilakukan pengukuran terhadap 12 orang atlet dalam pembinaan olahraga Sepakbola SMA Negeri 1 Tanah Putih Tahun 2025, diperoleh rata-rata hitung (mean) adalah 5,39, dan simpangan baku (standar deviasi) 0,72. Se$dangkan nilai tertinggi adalah 4,65 dan nilai terendah yaitu 6,5.untuk variable kekuatan otot tungkai rata-rata hitung (mean) 48,13, simpangan baku (standar deviasi) 4,0, nilai tertinggi 53,2 dan nilai terendah 41,42.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semua tes yang dilakukan tim SMA Negeri 1 Tanah Putih dilakukan dengan kategori yang baik.</p> Riswandi Agus Sulastio Siti Maesaroh Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 26 34 10.31258/jassi.4.4.26-34 Identitas Atlet Perempuan dalam Olahraga dari Sudut Pandang Feminis https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/159 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana atlet perempuan memahami diri mereka dalam dunia olahraga melalui sudut pandang feminis. Dunia olahraga sering kali diwarnai oleh dominasi maskulinitas yang menempatkan perempuan dalam posisi subordinat, serta menciptakan stereotip yang membatasi ruang gerak dan pengakuan terhadap prestasi atlet perempuan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa angket dan wawancara mendalam. Penelitian ini dilakukan terhadap sejumlah atlet perempuan di kota Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas diri atlet perempuan dipengaruhi oleh perjuangan melawan stereotip gender, pengalaman menghadapi ketimpangan struktural, serta dorongan internal untuk membuktikan kemampuan tanpa harus kehilangan identitas sebagai perempuan. Temuan ini dianalisis melalui teori <em>Ideal Self</em> dan <em>Real Self</em> dari Carl Rogers, dengan penguatan dari teori relasi kekuasaan Foucault dan pandangan feminisme. Penelitian ini menyimpulkan bahwa identitas diri atlet perempuan merupakan bentuk resistensi terhadap struktur patriarki serta bentuk pembentukan identitas yang kuat dan berdaya dalam dunia olahraga.</p> Siti Rolijjah Aref Vai Rola Angga Lardika Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 35 42 10.31258/jassi.4.4.35-42 Analisis Kondisi Fisik Atlet Tenis Meja Sekolah Keberbakatan Olahraga https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/160 <p>Kondisi fisik adalah suatu hal yang sangat penting bagi seorang atlet dalam meningkatkan prestasi pada setiap cabang olahraganya secara optimal, dan bisa dikatakan menjadi dasar untuk keperluan yang tidak bisa ditunda dan ditawar tawar lagi dalam prestasi olahraga. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik yang memiliki oleh atlet pada sekolah keberbaktan olahraga. Penelitian ini termasuk penelitian deskriftif kuantitatif, kemudian dalam hal pengumpulan data menggunakan tes pengukuran. Subjek atau sampel yang digunakan adalah atlet tenis meja sekolah keberbakatan olahraga berjumlah 12 atlet diantaranya 7 atlet laki laki dan 5 atlet perempuan. Data diperoleh dari tes pengukuran komponen fisik, adapun tes yang digunakan dalam memperoleh data penelitian di antaranya <em>vertikal jump</em> untuk mengukur power (otot tungkai), lari 30 meter untuk mengukur kecepatan tes ini diukur dengan satuan detik. <em>Shuttle run </em>untuk mengukur kelincahan tes ini diukur dengan satuan detik, <em>back and leg dinamometer</em>, <em>Sit and Reach</em> dan daya tahan menggunakan tes <em>MFT </em>(<em>multi stage fitnes test</em>). Fisik Atlet tenis meja sekolah keolahragaan riau dapat disimpulkan bahwa Hasil tes kondisi fisik sekolah keolahragaan riau pada atlet tenis meja menunjukkan hasil yang beragam, tetapi secara dominan kondisi fisik atlet berada pada kategori Sedang yaitu sebesar 50,00 nilai yang diperoleh dari jumlah keseluruhan item test.</p> Lisa Ardiah Juita Muhammad Imam Rahmatullah Zainur Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 43 50 10.31258/jassi.4.4.43-50 Tinjauan Daya Tahan Pemain Sepak Bola Unri FC https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/161 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat daya tahan aerobik pemain sepak bola UNRI FC yang berpartisipasi dalam kompetisi Liga 4 Riau tahun 2024. Daya tahan aerobik merupakan salah satu komponen utama kondisi fisik yang sangat menentukan performa seorang pemain sepak bola dalam mempertahankan intensitas permainan selama 90 menit. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen <em>Multistage Fitness Test</em> (Bleep Test) untuk mengukur kapasitas VO₂ max. Sampel penelitian terdiri dari 24 pemain UNRI FC yang dipilih dengan teknik total sampling, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai VO₂ max pemain sebesar 41,0 mL/kg/menit. Berdasarkan klasifikasi tingkat kebugaran, diperoleh distribusi kategori sebagai berikut: 50% pemain berada pada kategori “baik”, 25% “kurang”, 12,5% “kurang sekali”, dan 12,5% “baik sekali”. Secara umum, hasil tersebut mengindikasikan bahwa sebagian besar pemain memiliki tingkat daya tahan aerobik yang tergolong sedang hingga baik, namun masih terdapat proporsi signifikan pemain dengan kapasitas rendah. Temuan ini menegaskan perlunya perencanaan program latihan yang lebih spesifik untuk meningkatkan kapasitas aerobik, seperti penerapan <em>interval training</em>, <em>aerobic endurance training</em>, serta dukungan pengaturan nutrisi yang tepat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar empiris bagi pelatih UNRI FC dalam menyusun strategi pembinaan fisik yang terukur, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan performa kompetitif tim dalam kompetisi mendatang.</p> Sardiyan Ardiah Juita Agus Prima Aspa Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 51 57 10.31258/jassi.4.4.51-57 Pengaruh Penggunaan Audio Visual Dalam PJOK Terhadap Peningkatan Motivasi Siswa di Sekolah Dasar IT Raudhaturrahmah Pekanbaru https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/162 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media audio visual dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap peningkatan motivasi belajar siswa di SD IT Raudhaturrahmah Pekanbaru. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK yang masih bersifat monoton, konvensional, dan kurang menarik. Penggunaan media audio visual diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga mampu meningkatkan minat serta partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen lemah (<em>weak experiment</em>) dengan pendekatan kuantitatif, tanpa melibatkan kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD IT Raudhaturrahmah yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk melihat perubahan motivasi belajar sebelum dan sesudah penggunaan media audio visual. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat motivasi belajar siswa setelah diterapkannya media audio visual dalam pembelajaran PJOK. Siswa terlihat lebih antusias, aktif berpartisipasi, dan menunjukkan minat yang lebih tinggi terhadap materi pelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual berpengaruh positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa, serta dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran inovatif bagi guru PJOK untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah dasar.</p> Surya Alhadi Agus Prima Aspa Siti Maesaroh Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 58 66 10.31258/jassi.4.4.58-66 Profil Tenaga Keolahragaan (Studi Kasus Pembinaan Olahraga Di Kota Pekanbaru) https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/163 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil tenaga keolahragaan di Kota Pekanbaru sebagai dasar penguatan pembinaan olahraga yang holistik dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik <em>purposive sampling</em> terhadap lima lembaga utama, yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Pendidikan (Disdik), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), National Paralympic Committee (NPC), dan Special Olympics Indonesia (SOIna). Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta tabel isian, kemudian dianalisis secara sistematis untuk menggambarkan kondisi aktual tenaga keolahragaan di setiap lembaga.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga keolahragaan terbanyak berasal dari Dispora dengan 62 pelatih aktif, diikuti oleh KONI yang memiliki 46 wasit dan juri berlisensi. Sementara itu, NPC dan SOIna masih mengalami kekurangan tenaga profesional, baik pelatih maupun pendukung teknis, terutama pada cabang olahraga disabilitas. Temuan juga menunjukkan bahwa sertifikasi dan lisensi tenaga keolahragaan di Pekanbaru belum merata, khususnya pada bidang pendidikan jasmani dan olahraga khusus. Kondisi ini menegaskan perlunya sinergi antar lembaga, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan dan pendanaan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan olahraga di Pekanbaru sehingga dapat menghasilkan prestasi yang lebih baik, inklusif, dan berdaya saing tinggi di tingkat daerah maupun nasional.</p> Khairun Nas Kristi Agust Muhammad Imam Rahmatullah Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 67 78 10.31258/jassi.4.4.67-78 Upaya Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Di SMP Negeri 19 https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/164 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila melalui pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMP Negeri 19. Profil Pelajar Pancasila merupakan landasan dalam pembentukan generasi bangsa yang beriman, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Pembelajaran PJOK, yang berfokus pada aktivitas fisik dan nilai-nilai sportivitas, diyakini memiliki potensi besar dalam menanamkan karakter-karakter tersebut secara kontekstual dan aplikatif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PJOK dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif, penanaman nilai-nilai sportivitas, kerja sama dalam permainan tim, serta refleksi nilai-nilai Pancasila dalam setiap kegiatan PJOK dapat memperkuat karakter peserta didik sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PJOK berperan penting sebagai sarana efektif dalam mendukung terbentuknya karakter pelajar yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah.</p> Irman Tinjo Aref Vai Hirja Hidayat Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 79 86 10.31258/jassi.4.4.79-86 Pengaruh Latihan Menggunakan Fins Terhadap Kecepatan Renang Gaya Bebas 50 Meter Pada Atlet Riau Aquatic https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/165 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan alat bantu fins terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 meter pada atlet klub renang Riau Aquatic. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experimental) dengan metode two group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 20 atlet yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (latihan menggunakan fins) dan kelompok kontrol (latihan tanpa fins). Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecepatan adalah tes sprint 50 meter gaya bebas. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t sampel berpasangan menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada kedua kelompok, dengan nilai t-hitung kelompok eksperimen sebesar 5.846 dan kelompok kontrol sebesar 3.479 yang keduanya lebih besar dari t-tabel 1.833 pada taraf signifikansi 0,05. Namun, peningkatan yang lebih besar terjadi pada kelompok yang menggunakan fins. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat bantu fins memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap peningkatan kecepatan renang gaya bebas 50 meter.</p> Eno Elvina Agus Sulastio Syahriadi Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 87 95 10.31258/jassi.4.4.87-95 Hubungan power otot tungkai dengan kemampuan shooting sepak bola pemain Modang Fc Desa Polak Pisang Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/167 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dengan kemampuan <em>shooting</em> sepak bola pemain Modang FC Desa Polak Pisang Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan 2 variabel yaitu variable x = <em>power</em> otot tungkai dan variable Y= <em>shooting</em> sepak bola. Penelitian ini dilakukan pada tim Modang FC di Lapangan Sepak Bola Polak Pisang Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu dengan mengambil 20 sampel. Intrumen penelitian yang digunakan ialah tes power otot tungkai, dan tes shooting ke gawang. Penelitian ini menggunakan 3 teknik pengumpulan data yaitu, observasi, kepustakaan, serta tes dan pengukuran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi sederhana. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi didapatkan nilai r<sub>hitung</sub> sebesar 0,253. Dari tabel nilai r didapat nilai r<sub>tabel </sub>pada df = 18 dengan taraf signifikan (α) 0.05 = 0.444. Artinya nilai r<sub>hitung </sub>0,253&lt; r<sub>tabel </sub>(0.444). Nilai tersebut berada pada rentang 0, 20-0, 399 dengan kategori rendah. Dengan demikian dapat disimpulkan, jika r hitung &lt; dari r tabel, artinya hipotesis ditolak dan tidak terdapat kontribusi yang signifikan <em>power</em> otot tungkai terhadap kemampuan <em>shooting</em> sepak bola pemain Modang FC Desa Polak Pisang Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu.</p> Erwin Safitra Ardiah Juita Siti Maesaroh Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 96 105 10.31258/jassi.4.4.96-105 Pengaruh Latihan Shooting menggunakan Sasaran terhadap Ketepatan Shooting dalam Permainan Futsal https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/178 <p>Penelitian ini dilakukan karena siswa peserta ekstrakurikuler futsal di SMAN 16 Garut dinilai kurang antusias dan kurang tertarik dengan metode latihan yang diberikan oleh Pembina, sehingga proses latihan tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh latihan shooting menggunakan sasaran terhadap peningkatan ketepatan tendangan shooting peserta ekstrakurikuler futsal di SMAN 16 Garut. Penelitian ini adalah eksperimen semu atau eksperimen kuasi (Quasi Eksperiment) pengambilan data dengan one groups pretest-postest design yaitu eksperimen yang dilakukan hanya pada satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding. Instrumen penelitian berupa tes tendangan shooting mengunakan sasaran permainan futsal. Populasi penelitian ini adalah siswa peserta ekstrakurikuler futsal di SMAN 16 Garut yang berjumlah 20 anak. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling, dimana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian yaitu 20 siswa. Teknik analisis data meliputi uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perhitungan dengan nilai t hitung &gt; t tabel yaitu 6,08 &gt; 1,73. Sehingga hipotesis yang menyatakan ada pengaruh yang signifikan dari model latihan sasaran terhadap peningkatan ketepatan tendangan shooting peserta ekstrakurikuler futsal di SMAN 16 Garut.</p> Cep Jamaludin Azhar Ramadhana Sonjaya Alam Hadi Kosasih Z. Arifin Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 106 116 10.31258/jassi.4.4.106-116 Pengaruh Kualitas Sarana dan Prasarana Terhadap Motivasi Siswa Dalam Ekstrakurikuler Bola Voli Di SMA Negeri 1 Subang https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/181 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sarana dan prasarana terhadap motivasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMA Negeri 1 Subang. Fasilitas yang baik tidak hanya memengaruhi kenyamanan berlatih, tetapi juga berperan dalam meningkatkan semangat, minat, serta motivasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan olahraga sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari sepuluh siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kualitas sarana dan prasarana dengan tingkat motivasi siswa. Semakin baik kualitas fasilitas olahraga yang tersedia, semakin tinggi pula motivasi siswa untuk berlatih dan berprestasi. Temuan ini mendukung teori motivasi Herzberg yang menegaskan bahwa faktor lingkungan dapat meningkatkan dorongan intrinsik seseorang dalam beraktivitas. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar sekolah terus melakukan perbaikan dan pemeliharaan fasilitas olahraga secara berkelanjutan guna menciptakan suasana latihan yang kondusif dan menyenangkan. Selain itu, penelitian lanjutan diharapkan dapat mempertimbangkan variabel lain seperti peran pelatih, dukungan sosial, dan lingkungan belajar agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi motivasi siswa.</p> Yuristian Amidhan Dedi Iskandar Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 117 131 10.31258/jassi.4.4.117-131 Analisis Kegiatan Menganyam terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak 5-6 Tahun di TK Negeri Satu Atap Batang Kuis Medan https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/184 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran guru dalam kegiatan menganyam terhadap perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Satu Atap Batang Kuis Medan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian tiga orang guru kelompok B, sedangkan objek penelitian adalah kegiatan menganyam sebagai media stimulasi keterampilan motorik halus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, serta dokumentasi. Analisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber. Hasilnya menunjukkan peran guru dalam kegiatan menganyam yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penutupan. Pada tahap persiapan, guru menyusun tujuan pembelajaran, memilih alat dan bahan yang sesuai, menyiapkan pola anyaman sederhana dari kain flanel, serta mengondisikan lingkungan belajar agar anak dapat berpartisipasi dengan nyaman. Tahap pelaksanaan, guru berperan sebagai fasilitator, motivator, sekaligus pembimbing, dengan memberikan apersepsi dan motivasi awal, menjelaskan langkah-langkah menganyam, mendemonstrasikan proses, membimbing anak secara individual, serta memberi penguatan positif untuk meningkatkan antusiasme dan kesabaran anak. Pada tahap penutupan, guru mengajak anak merefleksikan pengalaman belajar, memberikan apresiasi atas usaha mereka, menampilkan hasil karya anak sebagai bentuk penghargaan, serta menutup kegiatan dengan doa dan salam untuk menumbuhkan sikap positif dan kebersamaan. Secara keseluruhan, kegiatan menganyam dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak, khususnya dalam hal koordinasi mata-tangan, ketelitian, kerapian, konsentrasi, dan keuletan. Kendala yang ditemukan yaitu kurang optimalnya perencanaan guru, keterbatasan variasi media, serta kesulitan anak dalam mengikuti pola anyaman dengan benar. Penelitian ini menegaskan pentingnya kreativitas dan strategi guru dalam memanfaatkan kegiatan menganyam sebagai metode pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna untuk mendukung perkembangan anak usia dini.</p> Christine Angelina Lumban Raja Artha Mahindra Diputera Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 132 143 10.31258/jassi.4.4.132-143 Peningkatan Keterampilan Dasar Servis Bawah pada Permainan Bola Voli Siswa Kelas VI SD Inpres Kaleke https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/185 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar servis bawah dalam permainan bola voli melalui penerapan modifikasi permainan pada siswa kelas VI SD Inpres Kaleke. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat penguasaan teknik servis bawah pada kondisi awal pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan servis bawah siswa. Pada tahap awal, hanya 3 siswa yang mencapai ketuntasan. Setelah dilakukan tindakan, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 6 pada siklus I, dan mencapai 15 siswa pada siklus II. Peningkatan ini juga tercermin dari pemerataan nilai siswa dalam kategori cukup hingga sangat baik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran melalui modifikasi permainan efektif dalam meningkatkan hasil belajar teknik servis bawah bola voli. Pendekatan ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan motivasi, dan memberikan kesempatan berlatih yang optimal sehingga keterampilan siswa berkembang sesuai dengan target pembelajaran.</p> Ahmad Syarif Delvi Kristianti Liloi Rahmah Addriana Bulu Baan Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 144 151 10.31258/jassi.4.4.144-151 The Role Of Physical And Social Teacher As A Media In Character Education Of State Elementary School Students In Montong Gading District https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/189 <p>The gap in character cultivation of students at school can be seen from the deviant behaviors often exhibited by the students, both during the teaching and learning process and outside of school hours. The mentioned deviant behaviors include indiscipline in participating in learning activities, a lack of empathy towards teachers and peers, undiscipline in dressing, littering, not retrurning items to their original places, and frequently using foul language. This research aims to gain an understanding and wants to know about the role of PJOK teachers as a medium in the character education of elementary school students in Montong Gading sub-district. This type of research is descriptive quantitative with a survey method. This research instrument used is a questionnaire. The sampling technique used is <em>saturation sampling</em>, wich involves the entire population of 28 PJOK teachers as respondents. Data analysis techniques using desriptive statistics quantitatively. The results show that the role of PJOK teachers serves as media in character education for elementary school students in Montong Gading sub-district, categorized into sveral groups, is dominated by the “adeuate” category with peresentage of 42,86%. Other categories include “verry good” at 7,14%, “good” category at 21,43%, “lacking” catagory at 17,8%, and 10,71% in the “very lacking” category. Further research is expected to cover a wider area with a larger number of respondents, multiple levels of education, and a mixed methods approach in order to obtain a more comprehensive picture of the role of Physical Education teachers in character education.</p> Sekar Pudak Wangi Sekar Susi Yundarwati Susi Trisnar Adi Prabowo Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 152 166 10.31258/jassi.4.4.152-166 Analisis Anxiety Atlet Petanque Binaan Koni Aceh Menjelang Pertandingan https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/191 <p>Kecemasan kompetisi adalah perasaan khawatir, cemas, dan tidak nyaman, memandang kompetisi sebagai sesuatu yang berbahaya, disertai dengan perubahan fisiologis. Hal ini terlihat jelas pada penampilan fisik atlet petanque Aceh sebelum menghadapi kompetisi, di mana mereka mengalami kecemasan seperti telapak tangan berkeringat, detak jantung meningkat, wajah cemas atau panik, keringat dingin, dan bahkan gemetar saat menembak dan mengarahkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kecemasan yang dialami oleh atlet petanque yang dilatih oleh KONI Aceh sebelum pertandingan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling total dengan 23 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Selain itu, data diolah menggunakan skala dengan menghitung rata-rata dan persentase. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan atlet petanque yang dilatih oleh KONI Aceh adalah 87,86, yang termasuk dalam kategori sedang, dengan rincian sebagai berikut: (1) 4 responden termasuk dalam kategori kecemasan rendah dengan persentase 17,39%, dan (2) 19 responden termasuk dalam kategori kecemasan sedang dengan persentase 82,60%.</p> Novi Lidya Isdarianti Abdurrahman Jul Fajrial Karimuddin Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 167 177 10.31258/jassi.4.4.167-177 Physical Condition Profile of Badminton Athletes Pre-Porprov 2025 in Banyumas Regency https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/194 <p>The purpose of this study is to analyze the physical condition profile of badminton athletes in the 2025 Banyumas Regency Pre Porprov through physical tests. This study is a quantitative study with a cross-sectional survey. The sample was 17 athletes aged 18 to 21 years with total sampling. The instruments for data collection used were 30-meter sprint (speed), 60 second sit-ups (abdominal muscles), 60 second push-ups (arm muscles), 30 second handball throwing and catching (coordination), Vertical Jump (leg muscle power), Illinois Agility Run (agility), Multistage Fitness Test (endurance). The results are that speed in male athletes is in the good category and in female athletes is in the poor and very poor category, abdominal muscles in male and female athletes are the same in the poor category, arm muscles in male athletes are in the sufficient category and in female athletes are in the good category, coordination in male athletes is in the poor and very poor category and in female athletes is in the very poor category, leg muscle power in male athletes is in the sufficient category and in female athletes is in the good category, agility in male athletes and female athletes is both in the good category. In the sufficient category, endurance in male athletes is in the very good category and in female athletes is in the good category. In conclusion, many factors influence physical conditions such as environment, level of motivation, recovery process, nutrition, and physical activity. It is hoped that future research can expand the research sample and data collection methods so that they can analyze, compare and study physical conditions in depth.</p> Asyidika Vito Indarto Trisnar Adi Prabowo Muh. Jamil Abdillah Jaka Patama Galeko Kuat Leksono Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 178 190 10.31258/jassi.4.4.178-190 Efektivitas Pendekatan TGfU dalam Meningkatkan Keterampilan Teknik Dasar Futsal pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Siswa SMA Negeri 10 Makassar https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/195 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendekatan Teaching Games for Understanding (TGfU) dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar futsal peserta didik. TGfU menempatkan permainan sebagai konteks utama pembelajaran sehingga peserta didik mengembangkan pemahaman taktis dan kemampuan mengambil keputusan sebelum mempelajari teknik secara spesifik. Penelitian menggunakan desain <em>quasi-experiment</em> dengan <em>pretest–posttest control group design</em> yang melibatkan 60 peserta didik kelas X SMAN 10 Kota Makassar. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran futsal berbasis TGfU, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan pembelajaran konvensional berbasis <em>drill</em>. Instrumen penelitian berupa tes teknik dasar yang mencakup <em>passing</em>, <em>dribbling</em>, <em>control</em>, dan <em>shooting</em>. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua kelompok, tetapi peningkatan pada kelompok eksperimen lebih tinggi. Analisis <em>paired sample t-test</em> menunjukkan bahwa TGfU berpengaruh signifikan terhadap peningkatan skor teknik dasar (p &lt; 0.05). Uji <em>independent sample t-test</em> juga mengkonfirmasi perbedaan signifikan pada skor <em>posttest</em>, yang menegaskan efektivitas TGfU dibandingkan pendekatan konvensional. Peningkatan terbesar terlihat pada keterampilan <em>passing</em> dan <em>dribbling</em> sebagai komponen yang erat dengan proses pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TGfU efektif meningkatkan keterampilan teknik dasar futsal melalui pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif, sehingga layak direkomendasikan sebagai pendekatan alternatif dalam pendidikan jasmani.</p> Mohammad Dika Raswadi Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 191 202 10.31258/jassi.4.4.191-202 Perbandingan Efektivitas Metode-Metode Recovery terhadap Pemulihan Pelari Half Marathon pada Mahasiswa Olahraga https://jassi.ejournal.unri.ac.id.jassi.my.id/index.php/jassi/article/view/202 <p>Meningkatnya partisipasi mahasiswa olahraga dalam event lari jarak jauh seperti half marathon tidak diimbangi dengan pemahaman memadai tentang strategi pemulihan pascalari. Keluhan seperti delayed onset muscle soreness (DOMS), kram otot, dan penurunan performa sering dialami pelari pemula yang mengikuti event beruntun. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas beberapa metode recovery terhadap pemulihan kecepatan lari half marathon pada mahasiswa olahraga. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen murni dengan pretest–posttest control group design yang melibatkan 40 mahasiswa. Subjek dibagi secara acak menjadi empat kelompok: active recovery, ice bath, foam rolling dan static stretching, serta kombinasi recovery. Pengukuran meliputi waktu tempuh lari, heart rate recovery, skor DOMS, dan rating of perceived exertion pada baseline dan 48 jam pascaintervensi. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan bermakna antar metode recovery terhadap pemulihan performa lari, dengan kelompok kombinasi recovery menunjukkan pemulihan terbaik secara keseluruhan. Ice bath paling efektif menurunkan DOMS, sementara active recovery mempercepat pemulihan denyut nadi. Temuan ini memberikan bukti ilmiah bagi pelari pemula–menengah di lingkungan kampus untuk merancang strategi recovery yang terarah setelah mengikuti event lari jarak jauh.</p> Ahmad Yani Sufitriyono Copyright (c) 2025 Journal Sport Science Indonesia 2025-12-01 2025-12-01 4 4 203 212 10.31258/jassi.4.4.203-212